Persyaratan Penelitian

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Lomba Karya Inovasi Pelajar ke-4 (2016) ini terbagi atas 3 bidang yakni Ilmu Pengetahuan Hayati (Life Sciences and Ecology), Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (Social and Behavioral Sciences), dan Ilmu Pengetahuan Teknik (Engineering Sciences). Adapun Syarat penelitian adalah sebagai berikut :

  1. Penelitian harus termasuk kategori bidang LKIP berikut :

    • Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan

      Merupakan penelitian yang berkaitan dengan studi sosial dengan beberapa sub tema: Psikologi (Psikologi Sosial, Psikologi Kognitif, Psikologi Fisiologis), Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi, Antropologi, Politik, dan lainnya.

    • Ilmu Pengetahuan Hayati

      Merupakan penelitian yang berkaitan dengan ilmu alam, dengan ruang lingkup makhluk hidup, energi dan perubahannya, dan keilmuan tentang alam lainnya, dengan sub tema: Kimia, Biokimia, Biologi, Mikrobiologi, Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Ilmu Tanah, Ilmu Hewan, Obat dan Kesehatan, Ilmu Lingkungan, Manajemen Lingkungan, dan lainnya.

    • Ilmu Pengetahuan Teknik

      Merupakan penelitian yang berkaitan dengan merancang dan menghasilkan perangkat-perangkat, struktur-struktur dan proses-proses yang dapat digunakan serta dapat berupa inovasi produk dan pengembangan system, dengan subtema: Fisika, Energi dan Transportasi, Mekanika dan Elektronika, Ilmu Komputer, Informatika, Teknik Material & Bioteknologi, dan Ilmu Matematika lainnya.

  2. Penelitian Dapat Dilakukan Perorangan atau Berkelompok (maksimal kelompok 2 orang)

  3. Penelitian Belum pernah dipublikasikan ataupun diikutkan lomba sejenis

  4. Setiap sekolah tidak dibatasi mengenai jumlah Penelitian yang dilombakan dalam LKIP ke-4 namun setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 judul penelitian.

  5. Setiap Peserta, perorangan atau kelompok wajib mengirimkan abstrak penelitian, dan makalah penelitian dalam bentuk softcopy dan hardcopy.

  6. Penelitian berhubungan dengan Tema “Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai Pondasi utama Pembangunan Nusantara.”